Studi baru memberi AS nilai C+ mengenai cara mereka menangani masa pensiun

Sistem pensiun di AS tidak bagus. Angka tersebut berdasarkan Indeks Pensiun Global Mercer CFA Institute yang dirilis Selasa.

Studi ini memberi AS peringkat C+ untuk pendekatannya terhadap masa pensiun, sehingga menempatkan AS setara dengan negara-negara lain seperti Kroasia, Kolombia, Kazakhstan, dan Prancis. Negara-negara seperti Belanda, Islandia, dan Denmark menerima nilai A atas cara mereka menangani masa pensiun bagi warganya.

Studi Mercer membandingkan sistem pendapatan pensiun di 47 negara dalam hal kecukupan, keberlanjutan, dan integritas. AS berada di peringkat 22 dari 47.

Penilaian C+ pada akhirnya berarti sistem tersebut memiliki beberapa fitur bagus namun juga memiliki risiko dan kekurangan besar yang harus diatasi, jelas Mercer.

Sistem pendapatan pensiun di AS menggabungkan jaminan sosial dengan formula tunjangan progresif berdasarkan pendapatan seumur hidup.

Mercer mengatakan AS dapat meningkatkan sistemnya dengan beberapa solusi:

– Menaikkan pensiun minimum bagi pensiunan berpenghasilan rendah

– Meningkatkan vesting manfaat bagi seluruh anggota program dan mempertahankan nilai riil manfaat yang ditahan hingga masa pensiun

– Mengurangi kebocoran pra-pensiun dengan lebih membatasi akses terhadap dana sebelum pensiun

– Memperkenalkan persyaratan bahwa sebagian manfaat pensiun diambil sebagai aliran pendapatan

Mercer mengatakan sistem pendapatan pensiun di seluruh dunia berada di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Meningkatnya inflasi dan kenaikan suku bunga telah menciptakan dinamika pasar baru yang menimbulkan tantangan signifikan terhadap rencana pensiun,” kata CEO dan Presiden CFA Institute Margaret Franklin. “Semakin sering, menjadi jelas bahwa individu akan memiliki peran yang semakin penting terkait masa pensiun mereka sendiri.”

Mercer mengatakan dengan adanya ketidakpastian dan tantangan jangka panjang, membandingkan sistem yang berbeda dari seluruh dunia dapat menjadi hal yang sangat berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemerintah.

Laporan Mercer tahun ini juga membahas munculnya kecerdasan buatan dan dampaknya terhadap sistem pensiun.